Kepolisian Resor (Polres) Donggala menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 dengan penuh khidmat sebagai wujud penghormatan terhadap perjalanan panjang pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada bangsa dan negara. Kamis (2/7/26)

Kegiatan tersebut diikuti seluruh personel Polres Donggala, Bhayangkari, unsur Forkopimda Kabupaten Donggala, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Rabu (1/7/26) kemarin.
Dalam pelaksanaan upacara, Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si diwakili oleh Wakapolres Donggala Kompol Alfius, S.H yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kanit Reskrim Ipda M. Rifki dipercaya sebagai Komandan Upacara dan AKP Bagiri Sarwono bertugas sebagai Perwira Upacara.” Terang Kasihumas Iptu Andi Marjianto

Membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kompol Alfius menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa seluruh pengabdian Polri bermuara pada satu tujuan utama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui tugas melindungi, mengayomi, dan melayani.
Menurutnya, pengabdian tersebut hanya dapat diwujudkan apabila setiap anggota Polri menjalankan tugas secara sigap, tegas, profesional, serta mampu menghadirkan pelayanan yang responsif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Apabila masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan pengabdian Polri, maka Polri telah berhasil melaksanakan tugas pokoknya sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang,” ujar Kompol Alfius saat membacakan amanat.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Polri dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks seiring berkembangnya dinamika geopolitik global.
Rivalitas antarnegara, ancaman perang siber, kejahatan transnasional, hingga ketidakpastian ekonomi dunia menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi melalui langkah-langkah yang prediktif dan adaptif.” Tutur Waka

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri juga memiliki peran strategis dalam mengawal berbagai program prioritas pemerintah. Di antaranya mendukung Program Makan Bergizi Gratis, mewujudkan swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, memberantas peredaran narkoba, penyelundupan dan perjudian daring, hingga menjaga stabilitas keamanan pada berbagai proyek strategis nasional di sektor investasi dan hilirisasi.” Tambahnya
Kompol Alfius menegaskan bahwa tantangan tugas Polri di masa mendatang akan semakin dinamis. Karena itu, seluruh jajaran Polri dituntut terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategis.
Di sisi lain, kepercayaan publik harus terus dibangun melalui kinerja yang transparan, akuntabel, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Polri harus mampu menjadi institusi yang profesional, transparan, akuntabel, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga melalui kinerja nyata,” tegasnya.
Mengakhiri amanat, seluruh insan Bhayangkara diajak menjadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri institusi. Setiap personel Polri diharapkan terus bertransformasi menjadi aparat yang humanis, responsif, dan profesional dalam menjalankan tugas demi mewujudkan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan setiap kepercayaan sebagai amanah. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” tutupnya.
Polresdonggala (AS/HMS)
























