Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Donggala menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026 di Lapangan Mako Polres Donggala, Kamis (12/3/2026) pukul 16.00 Wita.

Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Donggala Kompol Sulardi,S.H.,M.H yang serta didampingi Kasat Pol PP Kabupaten Donggala Bapak Haidar.

Kegiatan ini turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Donggala, personel TNI–Polri, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.” Terang Kabagops AKP Wakhidin
Dalam amanatnya, pimpinan apel mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kekuatan sehingga dapat mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri.

Pada Operasi Ketupat tahun 2026 ini, yang dilaksanakan mulai besok 13 hingga 24 Maret yang mana Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran.
Dalam penekanannya, pimpinan apel juga mengingatkan seluruh personel untuk melakukan monitoring terhadap ketersediaan pasokan bahan pokok dan fluktuasi harga di pasar, serta memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat waktu.” Ungkapnya
Selain itu, personel di lapangan diminta untuk mengoptimalkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, pelanggaran lalu lintas, hingga potensi tindak kriminalitas.
“Operasi ini harus didukung strategi komunikasi publik yang baik, sehingga masyarakat mengetahui informasi layanan kepolisian, pesan keselamatan berlalu lintas, hingga penerapan rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan balik,” tegasnya.

Personel juga diingatkan agar tidak melakukan pungutan liar maupun praktik KKN serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan komplain dari masyarakat.
Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polri juga mengoptimalkan layanan call center 110 sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan yang responsif dan solutif.
Selain pengamanan jalur mudik, petugas juga diminta melakukan patroli dan pendataan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya saat mudik, serta menyiapkan layanan penitipan kendaraan di lingkungan Mako Polres dan Polsek jajaran.

“Perkuat kehadiran Polri di lapangan agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan semakin percaya kepada aparat kepolisian. Kita ingin menghadirkan polisi yang dicintai dan disayangi masyarakat,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, disampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan gabungan baik dari unsur TNI-Polri yang mendukung OPS Ketupat 2026 dengan tema ” Mudik Aman Keluarga Bahagia.” Pungkasnya
Polres Donggala (AS/HMS)

























