Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digencarkan Polsek Banawa Polres Donggala. Jum’at (18/9/26)
Tak hanya menyasar masyarakat, edukasi kali ini menyentuh kalangan pelajar di SMA Negeri 1 Banawa Tengah, Kamis (17/9/2026). Kemarin
Sekitar 30 siswa mengikuti sosialisasi pencegahan Karhutla yang digelar mulai pukul 09.41 WITA tersebut. Kapolsek Banawa Iptu Eka Wahyudi, S.H., melalui Bhabinkamtibmas Desa Towale dan Desa Salubomba Aipda Andi Taufik, bersama unsur Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Polhut, TNI dan pihak sekolah, mengajak para siswa menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan.

Pesan yang disampaikan sederhana, tetapi penting: jangan bermain api sembarangan. Para siswa diimbau tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun maupun sampah secara sembarangan, serta memastikan bara api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas di lahan.” Ungkapnya
Bhabinkamtibmas juga meminta para pelajar tidak tinggal diam ketika menemukan titik api. Informasi sekecil apa pun harus segera dilaporkan kepada Kepolisian, pemerintah desa maupun instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum api meluas.

“Pencegahan Karhutla bukan hanya tugas petugas pemadam atau aparat. Semua memiliki peran, termasuk para pelajar. Karena itu, kami mengajak siswa untuk peduli dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Aipda Andi Taufik.
Polsek Banawa juga menekankan bahwa menghadapi Karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api setelah kebakaran terjadi. Kewaspadaan dan pencegahan dini jauh lebih penting.
Melalui sosialisasi tersebut, para siswa didorong menjadi agen kepedulian lingkungan di sekolah, keluarga hingga masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan kepada orang tua dan warga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Kepala SMA Negeri 1 Banawa Tengah Dahyani turut mendukung kegiatan edukasi tersebut. Keterlibatan pelajar dinilai penting untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Polsek Banawa bersama unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terjadinya Karhutla.
Sebab, sebelum api membesar dan sulit dikendalikan, pencegahan harus dimulai dari kesadaran—dan kesadaran itu bisa ditanamkan sejak bangku sekolah.” Tutupnya
Polres Donggala (AS/HMS)























