Polres Donggala Datangi TKP Kasus Penemuan Mayat Di Desa Alindau.
Donggala - Polresdonggala.com. Informasi melalui Via Telefon sekitar pukul 07.00 bahwa telah ditemukan Mayat bersimbah darah di dusun Desa Alindau Kec. Sindue Tobata Kab. Donggala. Selasa,(19/04/22). Kepolisian Sektor Sindue Polres Donggala segera menuju TKP(Tempat Kejadian Perkara) ditemukannya sesosok mayat yang bersimbah darah yang berada di Dusun I Desa Alindau Kecamatan Sindue Tobata Kabupaten Donggala. Berawal, sekitar pukul 06.00 wita Lk. Sarifuddin yang hendak berjalan ke kebun, sesaat di perjalan melihat seseorang yang tidak diketahui identitasnya sedang terbaring dekat jembatan kecil (Deker) di Dusun I Desa Alindau.” Jelasnya Merasa takut, Lk. Sarifuddin pulang untuk memanggil warga, diperjalanan, Lk. Sarifuddin ketemu Lk. Makmur dan Lk. Ade serta melaporkan kepada Kepala Desa Alindau. Setelah itu bersama – sama mengecek kembali di TKP dan ditemukan mayat perempuan yang bersimbah darah dengan terdapat luka sayatan pada bagian muka.” Terangnya. Selanjutnya, Sekitar pukul 08.30 wita, Personil Polsek Sindue yang dipimpin oleh Kapolsek Sindue Ipda Moh.Fauzi tiba di TKP untuk mengamankan area sekitar. Sementara itu Kasat Reskrim Iptu Ismail,S.H melalui unit Identifikasi Satreskrim Polres Donggala dengan Kaur Identifikasi Bripka Guntur beserta Personil menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan mayat inisial MF (22) tersebut, dengan memasang garis Police Line guna penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Donggala AKBP Muhammad Yudie Sulistiyo,S.I.K melalui keterangan tertulisnya mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat, personel langsung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara atas kasus penemuan mayat yang bersimbah darah tersebut. ” Anggota langsung mendatangi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ,” katanya. Hasil olah TKP, bawah Identitas korban yakni inisial MF (22) merupakan warga Jl. Rata Lembah, Kel. Kayumalue Pajeko, Kec. Palu Utara Kota Palu yang ditemukan oleh warga dalam keadaan keadaan tak bernyawa. Diduga sementara MF (22) korban pembunuhan karena ada sayatan serta luka tusuk akibat benda tajam yang ditemukan pada korban, lebih lanjut korban di bawah ke Puskesmas Toaya untuk dilakukan Visum. Mohon doa’nya, semoga mendapatkan titik terang, sementara kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Kapolres. Polres Donggala (As)