Polres Donggala terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan dan penanggulangan bencana alam di wilayah Kabupaten Donggala. Sabtu (17/1/26)
Diawali apel kesiapsiagaan dalam rangka penanganan dan penanggulangan Pasca bencana di Hari Ketiga Rabu (14/1/26)

kerja bakti pembangunan jembatan darurat alternatif yang menghubungkan Desa Wani Tiga dan Desa Labuan Kungguma ini dibangun sebagai solusi sementara pasca rusaknya akses penghubung akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.” Terang Kapolres AKBP Angga
Pembangunan jembatan darurat dilakukan secara manual dengan menggunakan batang kayu kelapa sebagai penopang utama. Hingga saat ini, telah terpasang beberapa batang kelapa yang memungkinkan jembatan tersebut dapat dilalui oleh warga menggunakan kendaraan roda dua serta pejalan kaki.” Imbuh Kasihumas Iptu Andi Marjianto
Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K.,M.Si., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini bertujuan untuk memulihkan aktivitas masyarakat agar kembali berjalan normal, khususnya dalam hal mobilitas warga, distribusi logistik, serta akses pelayanan masyarakat.
“Kami bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat bergotong royong membangun jembatan darurat ini agar aktivitas warga tidak terputus. Ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah terdampak hingga saat ini terpantau tetap kondusif.
Hal tersebut tidak terlepas dari adanya pengamanan yang dilakukan aparat gabungan serta kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat.
Dengan sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Donggala dapat berjalan dengan cepat dan lancar, sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala.
Polres Donggala (AS/HMS)

























