Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Donggala, Kompol Sulardi, S.H., M.H., memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 yang dilaksanakan di halaman Mapolres Donggala, Senin (2/2/2026).

Apel gelar pasukan ini diikuti oleh personel Polres Donggala, unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, serta dihadiri para tamu undangan terkait.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung dalam rangka pelaksanaan operasi kepolisian kewilayahan di bidang lalu lintas.

Dalam apel tersebut, Wakapolres Donggala secara simbolis melaksanakan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan peserta apel sebagai tanda dimulainya Operasi Keselamatan Tinombala 2026.
Wakapolres Donggala Kompol Sulardi, S.H., M.H. membacakan amanat Kapolda Sulawesi Tengah Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H.,M.H., yang menyampaikan bahwa pada pelaksanaan Operasi Lilin Tinombala tahun 2025, jajaran Polda Sulawesi Tengah berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun dari 55 kejadian pada tahun 2024 menjadi 53 kejadian di tahun 2025, serta angka korban meninggal dunia menurun signifikan dari 12 jiwa menjadi 5 jiwa.” Tutur Waka

Selaras dengan kondisi tersebut, Polda Sulawesi Tengah beserta Polres/Polresta jajaran menggelar Operasi Keselamatan Tinombala 2026 yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.
Operasi Keselamatan Tinombala 2026 mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026”, dengan tujuan menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.” Imbuhnya
Dalam amanatnya, Kapolda Sulawesi Tengah juga menekankan beberapa hal kepada seluruh personel yang terlibat, di antaranya agar melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas, mengedepankan deteksi dini terhadap potensi kerawanan lalu lintas, mengoptimalkan patroli di lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, serta meningkatkan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
Selain itu, personel diminta untuk melaksanakan ramp check kendaraan bersama instansi terkait, melakukan penegakan hukum terhadap kendaraan pribadi yang dijadikan angkutan umum ilegal, mengoptimalkan penindakan menggunakan ETLE (tilang elektronik), serta menghindari segala bentuk pungli dan penyalahgunaan wewenang yang dapat menimbulkan keluhan dari masyarakat.” Papar Kompol Sulardi
Melalui pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 ini, diharapkan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kabupaten Donggala. ” Tutup Waka
Polres Donggala (AS/HMS)

























