Dalam upaya meningkatkan kemampuan personel dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat, Polres Donggala menggelar kegiatan simulasi penanganan tindakan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Resusitasi Jantung dan Paru (RJP), yang berlangsung pada pukul 08.30 WITA di Ruang SPKT Polres Donggala. Rabu (10/6/26)
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ps. Kasidokkes Polres Donggala, Aiptu Arifuddin, S.Kep., dan dihadiri oleh Kabagops Polres Donggala AKP Wakhidin beserta personel Polres Donggala. Selasa (9/6/26) kemarin
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung dari dua narasumber yang kompeten di bidang kegawatdaruratan, yakni dr. Krestina Martha Tuhalauruw selaku Dokter Mitra Polres Donggala serta Surianti, S.Kep., Ns. yang mewakili Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (HIPGABI).” Terang Aiptu Arif

Tidak hanya menerima pemaparan teori mengenai penanganan korban henti jantung dan henti napas, para personel juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung teknik Resusitasi Jantung dan Paru (RJP). ” Jelasnya
Simulasi dilakukan dengan berbagai skenario yang memungkinkan peserta memahami langkah-langkah penyelamatan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.” Tambah Ps.Kasidokkes
Kabagops Polres Donggala AKP Wakhidin menyampaikan bahwa kemampuan memberikan pertolongan pertama merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap anggota kepolisian. Mengingat personel Polri sering kali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian, kemampuan dasar penanganan kegawatdaruratan dapat menjadi faktor penentu keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh personel Polres Donggala semakin siap dan sigap dalam menghadapi situasi darurat di lapangan, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam tindakan penyelamatan jiwa pada kondisi kritis.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta mendapat respons positif dari seluruh peserta yang mengikuti simulasi hingga selesai.” Tutupnya
Polres Donggala (AS/HMS)
























